Copytrack, Hak Cipta Digital Media Berbasis Blockchain



Pencurian konten digital sampai saat ini masih saja menjadi tugas besar dikalangan artis digital. Seperti video dan fotografi, yang sampai saat ini banyak digunakan berbagai website tanpa memperdulikan siapa pemilik konten. Sejak munculnya internet, copyright terus diperjuangkan dengan berbagai cara. Berbagai website menawarkan lisensi berbayar untuk konten digital resolusi tinggi, begitupun masih tetap belum maksimal. Akhir-akhir ini teknlogi blockchain mulai mengubah metode tradisi untuk melindungi konten creator dari kerugian media, salah satunya Copytrack

Copytrack

Proyek Copytrack yang berencana membantu dan melindungi konten creator dari kerugian media. Pre-sale token ini telah berlangsung sejak bulan lalu dan kini bisa ditemukan di bursa kripto Hitbtc dan Binance. Kesuksesan ICO ini terus berlanjut dengan meneruskan program yang telah direncanakan. Copytrack tercatat sebagai salah satu pelindung hak cipta yang berbasis blockchain, seluruh konten digital terdesentralisasi secara global. Sistem ini nantinya akan menguntungkan pihak yang menciptakan digital media, termasuk gambar.

Apa saja keuntungan yang akan didapatkan oleh konten creator jika bergabung di platform ini? Salah satunya adalah keuntungan dalam menjaga hak cipta dan jaminan mendapatkan royalti dari gambar yang dibuat. Tentunya gambar harus asli dan karya sendiri, dimana nantinya aplikasi ini akan menguntungkan berbagai pihak. Termasuk fotografer, seniman, dan digital agency. Bagi kalian yang hoby dengan seni digital, Copytrack bisa menjadi pilihan yang tepat untuk menyimpan hasil gambar. Karena setiap penggunaan lisensi akan dibayar dengan mata uang digital dan bisa dijual di bursa kripto.

Perlindungan Lisensi Copytrack ICO


Metode perlindungan hak cipta dengan sistem terdesentralisasi memang dianggap masih hal baru. Mengapa harus blockchain, padahal sudah banyak website yang menyajikan foto digital yang membayaar bagi penggunanya. Sistem blockchain menyediakan ruang penyimpanan data yang tidak bisa dihapus, sehingga sangat menguntungkan orang yang pertama kali mendaftarkan konten. Sistem ini tidak bisa diduplikasi atau di copy, sehingga memperkecil kemungkinan pencurian konten.

Beberapa contoh kasus adalah foto-foto model resolusi tinggi yang diterbitkan beberapa perusahaan media besar. Foto ini seringkali tersebar di beberapa media lain tanpa lisensi. Permasalahan dan kendala seperti ini sebenarnya sudah ada sejak dahulu, dimana artis digital bisa mengubah foto asli dengan seni tersendiri. Tetapi kebanyakan kasus tidak pernah mempertanyakan darimana foto asli diperoleh. Lalu, bagaimana solusi yang tepat untuk melindungi konten creator dari kerugian besar karena tanpa lisensi?

Dalam beberapa bulan, Copytrack telah berkembang menjadi perusahaan terdepan di pasar penegakan hak cipta. Sistem ini nantinya akan bekerja secara otomatis di seluruh dunia, sehingga stiap user mudah menggunakannya. Copytrack pertama kali diusulkan di Berlin, dan kemudian muncul di New York dan Tokyo agar mudah berhubungan langsung dengan para seniman dan jaringan di seluruh dunia. Penempatan ketiga lokasi ini juga akan membantu untuk meningkatkan basis pelanggan dan pengguna.

Sistem ini menawarkan pembuatan daftar hak cipta terdesentralisasi global untuk konten digital. Dimana sistem dapat mengotentikasi pengguna dan menghubungkan kekayaan intelektual berupa digital media. Copytrack akan membangun ekosistem unik bagi pemegang hak lisensi, sehingga memberikan pasar baru di internet. Dengan teknologi dan proses mutakhir, Copytrack dianggap sangat sesuai untuk menjawab tantangan industri media dan terbuka untuk umum.

Pada umumnya manajemen konten digital seringkali menghadapi tantangan dikalangan pemegang lisensi. Pengguna konten juga sering salah memahami penggunaan gambar digital secara online dan pilihan lisensi yang sesuai. Di sisi lain, pemegang hak lisensi hanya memperoleh sedikit atau tidak ada metode yang tepat untuk membuktikan kepemilikan konten asli dan karyanya.

Ada banyak tolls yang tersebar di internet, tetapi masih belum bisa memaksimalkan perlindungan hak konten. Tools yang ada saat ini sering kali tidak memadai untuk melacak penggunaan gambar berhak cipta. Sehingga tidak bisa dijadikan sebagai alat untuk mengidentifikasi pelanggaran. Antar pengguna dan pemegang hak dihadapkan pada tantangan untuk mengurangi biaya pembayaran lisensi. Biaya ini selalu ditambahkan pada harga penjualan dan waktu penggunaan. 

Bagaimana dengan konten video? Apakah pemotongan atau cutting gambar dalam video yang sering muncul di Youtube juga akan terlindungi? Setidaknya sistem yang akan dibangun Copytrack akan mampu mengurangi penggunaan konten, walaupun berupa cuplikan gambar. Ada banyak fotografer yang dirugikan dengan menampilkan cuplikan walaupun durasi hanya dalam beberapa menit. Dengan adanya sistem terdesentralisasi, maka semua data yang tersimpan tidak bisa dihapus dan verifikassi lisensi akan jatuh pada orang pertama.

Sistem ini tampaknya akan disambut baik oleh pembuat konten dimasa mendatang. Setidaknya mengurangi pembajakan dan tetap mendapatkan hak berupa pembayaran lisensi. Nantinya, pembelian lisensi akan menggunakan mata uang digital atau token Copytrack (CPY) yang bisa digunakan oleh publisher, fotografer, agency dan e-commerce. Intinya, sistem yang akan dibangun merupakan salah satu tools untuk melindungi creator dari kerugian penyalah gunaan media digital.

Copytrack

Copytrack (CPY) akan menjadi token asli pada platform blockchain yang akan digunakan untuk pembayaran dalam sistem perizinan fleksibel dan modular. Copytrack memungkinkan pembayaran otomatis kepada pemegang hak berdasarkan lisensi. Tampilan dashboard dirancang dengan antarmuka ramah dan mudah digunakan untuk orang awam sekalipun. Antarmuka kontrak blockchain dan Underlying Smart Contract dapat diperluas untuk menggabungkan berbagai fungsi tambahan. Beberapa diantaranya kontrak program, penetapan harga yang variabel, dan pembayaran.

Distribusi Token Copytrack


Keunggulan platform ini diantaranya terdiri dari 5 layer, dimulai dengan pembuatan akun, upload gambar, bukti kepengarangan. Dan setiap artis dapat menerapkan kontrol hak cipta penuh kepada siapapun. Setelah membuat akun, artis akan mudah untuk mengunggah berabagi gambar. Foto-foto yang di upload anantinya akan di audit keaslian kepengarangan. Apabila berhasil maka akan diberikan sertifikat berbasis blockchain untuk membuktikan kepemilikan. Ditahap akhir ini setiap artis akan mengontrol hak cipta sepenuhnya.

Copytrack telah mempersiapkan roadmap yang sedang berjalan, dan dilanjutkan dalam beberapa bulan mendatang sebagai berikut:
  1. Copytrack dimulai dengan pembentukan Foundation pada Desember 2015 lalu.
  2. Pada April 2016, Copytrack mulai diperkenalkan di 140 negara.
  3. Pada Maret 2017, Copytrack merilis API.
  4. May 2017, pembukaan kantor resmi di New York dan Tokyo.
  5. Juni 2016, menyediakan bahasa JP, DE, CN dan FR di portalnya.
  6. Oktober 2017, peluncuran Settlement Portal.
  7. Pre-sale ICO dimulai pada Desember 2017
  8. Global Copytrack register dan Token Swap, akan diluncurkan pada Q2 2018.
  9. Peluncuran public API untuk registrasi berbagai media direncanakan pada Q4 2018.
  10. Copytrack Market direncanakan pada Q2 2019.

Alokasi token direncanakan akan digunakan untuk pengembangan dan distribusi periklanan. Pada akhir penjualan token, semua token yang tersisa akan dibuat. Alokasi senilai 100,000,000 token akan digunakan untuk: 
  1. Pre-sale Copytrack sebanyak 7,837,746 atau berkisar 7,8 persen.
  2. Public sale sebanyak 52,162,254 token atau berkisar 52,2 persen.
  3. Bounty program sebanyak 1,500,000 token atau berkisar 1,5 persen.
  4. Advisors dan Founders akan memegang 18,500,000 token atau sebanyak 18,5 persen.
  5. Blockchain dan Development sebanyak 20,000,000 token atau sekitar 20 persen.

Token Copytrack (CPY) akan terdaftar di bursa HitBTC, Binance, TDAX dan IDEX pada akhir Februari 2018. Saat ini pengembang sedang berusaha untuk mendaftarkan token ke berbagai bursa kripto sehingga bisa menjangkau berbagai publik. Untuk pembelian token bisa langsung ke Copytrack ICO.
Copytrack, Hak Cipta Digital Media Berbasis Blockchain Copytrack, Hak Cipta Digital Media Berbasis Blockchain Reviewed by Suzy Amelya on 2/10/2018 Rating: 5

Home Ads

Diberdayakan oleh Blogger.