ETF Bitcoin · 7 min read

ETF Bitcoin BlacRock Tak Laku Selama Dua Hari!

etf bitcoin spot

Pertama kalinya sejak diperdagangkan pada 11 Januari 2024, ETF Bitcoin BlackRock (IBIT) tidak memiliki arus masuk, pada 24-25 April 2024, menurut data Farside.

Gambar: Tabel arus masuk dan keluar ETF Bitcoin. Sumber: Farside.

Sejak diluncurkan pada 11 Januari, IBIT secara konsisten menarik investasi senilai jutaan dolar setiap hari, menghasilkan hampir US$15,5 miliar hanya dalam 71 hari. Arus masuk berturut-turut berakhir untuk BlackRock pada 24 April setelah mencatat arus masuk sebesar $0.

Selain IBIT, sebagian besar peserta ETF Bitcoin lainnya juga menyaksikan masa kering. Dari 11 ETF Bitcoin yang terdaftar di Amerika Serikat, Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC) dan ARK 21Shares Bitcoin ETF (ARKB) adalah dua yang mencatat arus masuk masing-masing sebesar US$5,6 juta dan US$4,2 juta pada 24 April.

Arus keluar tertinggi dialami GBTC sebanyak US$130,4 juta. Secara total, di tanggal tersebut, arus keluar ETF Bitcoin mencatatkan angka US$120,6 juta. Arus keluar di 25 April naik hampir dua kali lipat di 25 April menjadi US$217,6 juta.

Hingga saat ini, pasar ETF Bitcoin di AS telah mengumpulkan US$12,3 miliar bersih dalam bentuk Bitcoin. Namun, arus keluar GBTC telah mengimbangi beberapa arus masuk yang dicatat oleh sembilan ETF Bitcoin yang tersisa. Pada 11 Januari, arus keluar dari GBTC melebihi US$17 miliar.

Baca juga: BlackRock Diprediksi Jadi Institusi Paling Banyak Punya Bitcoin

Tunggu Persetujuan ETF ETH

Beberapa pelaku pasar ETF Bitcoin seperti Grayscale, BlackRock, VanEck juga sedang dalam proses mengajukan Ether (ETH) ETF di Amerika Serikat. Namun, Komisi Sekuritas dan Bursa baru-baru ini menunda keputusan persetujuan tersebut.

“Komisi berpendapat bahwa tepat untuk menetapkan jangka waktu yang lebih lama untuk mengeluarkan perintah yang menyetujui atau tidak menyetujui usulan perubahan peraturan sehingga memiliki cukup waktu untuk mempertimbangkan usulan perubahan peraturan, sebagaimana diubah oleh Amandemen No. 1,” tulis SEC dalam keterangan resminya, (23/4).

Baca juga: SEC Diprediksi Tolak ETF Ethereum Spot di Mei 2024

Disclaimer

Konten baik berupa data dan/atau informasi yang tersedia pada Coinvestasi hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan referensi, BUKAN saran atau nasihat untuk berinvestasi dan trading. Apa yang disebutkan dalam artikel ini bukan merupakan segala jenis dari hasutan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli dan menjual aset kripto apapun.

Perdagangan di semua pasar keuangan termasuk cryptocurrency pasti melibatkan risiko dan bisa mengakibatkan kerugian atau kehilangan dana. Sebelum berinvestasi, lakukan riset secara menyeluruh. seluruh keputusan investasi/trading ada di tangan investor setelah mengetahui segala keuntungan dan risikonya.

Gunakan platform atau aplikasi yang sudah resmi terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Platform jual-beli cryptocurrency yang terdaftar dan diawasi BAPPEBTI dapat dilihat di sini.

author
Anisa Giovanny

Editor

arrow

Terpopuler

Loading...
Loading...
Loading...
Loading...
Loading...

#SemuaBisaCrypto

Belajar aset crypto dan teknologi blockchain dengan mudah tanpa ribet.

Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.