Pemula
Untuk kamu yang baru mau mulai masuk dan belajar dasar - dasar cryptocurrency dan blockchain.Temukan ragam materi mulai dari Apa itu Cryptocurrency, apa itu Bitcoin, hingga Apa itu NFT.
Berita Industri · 5 min read

Solana Mobile dipastikan akan memperkenalkan token native baru bernama SKR pada awal 2026. Token ini akan menjadi aset tata kelola untuk seluruh ekosistem perangkat mobile Solana, khususnya model terbaru mereka, Seeker, yang telah dibekali berbagai fitur kripto bawaan.
Dalam pengumuman di platform X pada Rabu (1/12/2025), Solana Mobile menjelaskan bahwa total suplai SKR akan mencapai 10 miliar token. Dari jumlah tersebut, 30% dialokasikan untuk airdrop, sementara 25% ditujukan untuk program pengembangan dan kemitraan strategis.
Adapun, sisa alokasi token tambahan berupa 10% untuk likuiditas, 10% untuk community treasury, 15% untuk kebutuhan operasional Solana Mobile, serta 10% untuk Solana Labs sebagai induk perusahaan.
Peluncuran SKR pertama kali disebut pada Mei lalu, ketika Solana Mobile menyatakan bahwa pemilik Seeker akan mendapatkan “kepemilikan nyata atas platform,” termasuk manfaat dari token ini. Perusahaan juga menegaskan bahwa SKR akan menggunakan mekanisme inflasi linear untuk memberikan insentif kepada peserta awal, terutama mereka yang melakukan staking.
Detail lebih lanjut mengenai token SKR dijadwalkan akan diumumkan pada Solana Breakpoint Conference, yang berlangsung pada 11–13 Desember 2025.
Baca juga: Solana Mobile Mulai Kirim Smartphone Web3 Seeker ke Lebih dari 50 Negara
Salah satu nilai jual utama dari smartphone Solana Mobile adalah toko aplikasi terdesentralisasi (DApp Store) yang kini menampung lebih dari 100 DApp berbasis Solana. Kehadiran SKR disebut akan memperkuat ekosistem ini, sekaligus menggeser persepsi bahwa lini ponsel Solana hanya sekadar “magnet hadiah” seperti model Saga sebelumnya.
Di tengah tantangan teknis awal sejak peluncuran Seeker, Solana Mobile menegaskan bahwa SKR akan digunakan untuk meningkatkan fondasi teknis dan utilitas ekosistem aplikasi terdesentralisasi mereka.
Bersamaan dengan pengumuman tersebut, Solana Mobile juga meluncurkan peran baru bernama Guardians. Entitas ini bertugas menjaga keamanan dan keandalan perangkat dalam ekosistem Seeker, termasuk memvalidasi keaslian perangkat, meninjau pengajuan DApp, hingga memastikan kepatuhan terhadap standar komunitas.
“Pada tahap awal, SKR berfungsi sebagai mekanisme pertumbuhan dan koordinasi: stake ke Guardians, dukung para pengembang, amankan perangkat, dan kurasi DApp Store,” tulis Solana Mobile dalam unggahan resminya. “Seiring ekosistem berkembang, SKR memastikan nilai terus mengalir kembali ke komunitas.”
Pengguna yang memegang SKR nantinya dapat memperoleh imbalan dari mekanisme staking melalui para guardians. Solana Mobile akan menjadi guardian pertama, disusul entitas lain seperti Helius Labs, Double Zero, dan Triton One pada 2026.
Baca juga: Smartphone Solana Seeker Siap Rilis, Dilengkapi Token Native Bawaan
Seluruh konten berupa data dan atau informasi yang tersedia di Coinvestasi hanya bertujuan sebagai informasi dan referensi. Konten ini bukan saran atau nasihat investasi maupun trading. Seluruh pernyataan dalam artikel tidak dimaksudkan sebagai ajakan, rekomendasi, penawaran, atau dukungan untuk membeli atau menjual aset kripto apa pun.
Perdagangan di pasar keuangan, termasuk aset kripto, mengandung risiko dan dapat menyebabkan kerugian hingga kehilangan seluruh dana. Kamu wajib melakukan riset secara mandiri sebelum mengambil keputusan. Seluruh keputusan investasi atau trading sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing individu setelah memahami risiko yang ada.Gunakan hanya platform atau aplikasi aset kripto yang terdaftar dan beroperasi secara legal di Indonesia. Daftar platform aset kripto yang berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diakses melalui di sini.
Topik
Coinvestasi Update Dapatkan berita terbaru tentang crypto, blockchain, dan web3 langsung di inbox kamu.